Kena Toyor

RSS
Feb
21

Year of The Sheep of Love

Tepat hari sabtu minggu lalu, hampir semua orang di belahan bumi ini merayakan Valentine’s Day, baik yang sudah berpasangan, baru pdkt, atau jomblo yang hanya sekedar ingin gegayaan atau biar kelihatan laku aja.

Seperti biasa ada yang excited menyambutnya, ada yang biasa-biasa aja, ada yang sok cuek tapi sebenarnya pingin di kirimin bunga satu kresek atau di banjirin coklat ovomaltine, tapi barangkali ada yang sebel. Mungkin sirik lebih tepatnya.

Buat saya pribadi, yang sedari dulu ndak pernah ngerayain Valentine’s Day *duh kasian ya… Minggu lalu pun terasa seperti hari-hari biasa. Well anyway, 8 tahun yang lalu pernah sih ngerasain yang namanya girang luar biasa pada tanggal 14 februari tersebut. Yaudah, jangan di bahas ya, skip aja.

Bagaimana pun juga, somebody who is single by status, doesn’t mean she/he stays purely single. Bisa jadi seseorang yang di ledekin tiap hari karena udah seperempat abad menyendiri, malahan dia yang valentine nya lebih berkesan dibanding seseorang yang sudah pacaran lebih dari delapan tahun. Bagaimana pun juga, ini bukan curcol *pisssss

Kembali dalam minggu ini, satu perayaan yang juga hampir separuh orang merayakannya. Tahun baru cina atau biasa disebut dengan imlek kali ini jatuh pada hari kamis, yang berarti bisa jadi cuti bersama, bolos bersama atau hari kejepit bersama. Terserah mana yang dipilih.

Tentunya, bagi orang yang merayakan sangat excited akan hari spesial ini. Entah karena banyak makanan babi-babian, atau angpau, atau atraksi barongsai di mall-mall, atau hanya sekedar mengagumi hiasan-hiasan imlek di jalanan atau dimanapun lah.

Namun, ada satu hal yang hampir tak terlupakan bagi penggemar tebak-menebak masa depan melalui ramalan shio di tahun kambing ini. Saya bukan termasuk orang yang superstitious tapi yah boleh lah sekali-kali kepoin ramalan shio, sukur-sukur ramalannya bagus semua, yaa tinggal di aminin, kalo jelek di cuekin aja.

Entah apa yang membuat orang-orang menggandrungi ramalan shio, tapi yang jelas ramalan seputar karir dan percintaan masih di gandrungi orang-orang. Seperti pada stand kartu tarot pada pasar malam. 95% orang yang iseng minta di ramal, selalu meminta peruntungan pada karir dan jodoh. Entahlahh, saking desperate nya atau memang berharap jodoh akan segera datang, padahal sendirinya cuman bengong di halaman belakang, tapi ndak ada salahnya toh mengamini semua yang baik.

 

Kalo suka, boleh di share lho
 February 21st, 2015  
 Nora Setiawan  
 Curcol, On Love, Random  
 , , , , ,   
 0 Comment
Feb
13

Consistency?

Berbicara soal konsistensi merupakan hal yang mudah. Ingat, ini cuman membicarakan ya bukan melakukan. Dua hal yang berbeda, namun kerap berjalan seiring. Seperti pepatah mengatakan “it’s easier said than to be done” lebih mudah memberi nasehat daripada melakukannya sendiri. Memang begitu bukan?

Hampir mirip dengan perkara konsistensi. Kita bisa dengan mudahnya mengatakan “gue ndak bakal mau pacaran sama dia, soale jelek, rambutnya berminyak, sandalnya bulukan” dan dengan mudahnya pula, kita berubah pikiran “ya sudah lah, ndak papa deh, wong dia ternyata anaknya raja minyak” nah lohh..

Kerap kali secara tidak sadar, kita semua pernah melupakan konsistensi yang di bikin sendiri. Contoh simpel: hampir aja saya sendiri melupakan tugas memposting satu tulisan di sini, lantaran sibuk atau malas sih lebih tepatnya. Untungnya, bisa sedikit memaksakan diri untuk tetap berkonsisten.

Beda lagi dengan dulu, sebelum bikin blog ini, entah sudah berapa blog yang saya geletakan begitu saja. Mulai dari blog friendster, yang isinya curhatan soal pacar, teman tidur, mantan melulu sampai dengan wordpress bikinan sendiri yang tadinya ingin me-review setiap film yang di tonton. Hasilnya? NIHIL tentu saja. Paling cuma bertahan sebulan aja. Dua bulan sih sudah bagus.

Untungnya lagi, memasuki bulan ke-empat masih bertahan mem-posting seminggu sekali. Walaupun kepingin coba dua kali seminggu, tapi apa daya karena belum sempet (baca: males) ya untuk sementara cukup seminggu sekali 😀

Contoh simpel sikap berkonsisten yang lainnya. Pernah ndak kadang kita males banget sama seorang teman kita, entah karena dia bau atau pelit atau emang nyebelin ndak pantes diajak berteman tapi sudah kadung temenan aja… Trus di dalam ati rasa ingin menjauh sangat kuat, bahkan sudah bertekad untuk ke depannya, ndak akan ada yang namanya bertegur sapa lagi? Namun, entah karena lupa atau sungkan atau kita lagi ada maunya, tetiba lupa dengan tekad awal untuk menjauh? Nah kan..

Atau bisa juga, sikap konsistensi itu di terapkan dalam diet dan olahraga.“Pokonya mulai bulan depan, gue mau gym tiap sore, trus paginya lari-lari keliling komplek. Malemnya ndak mau makan nasi!” beberapa bulan kemudian, tiap sore lebih memilih rebahan di kasur atau ngemil es krim, malemnya ngemil nasi goreng sama susu sapi. Entahlah, mungkin bulan depan itu berarti bulan depannya dua bulan lagi.

Di atas merupakan beberapa contoh simpel, seringkali kejadian setiap harinya. Bukan curcol, tetapi lebih ke pengalaman dan pengamatan sehari-hari. Namun, ndak jarang juga ada yang mencibir “lo itu orangnya keras kepala ya.. batu daridulu.. kalo maunya A ya A, di geser A- dikit ndak mau”

Lhaaaaa…. Katanya di suruh belajar konsistensi?

Entahlah. Manusia memang aneh, di saat kita mulai belajar untuk berkonsisten, di sisi lain ada hal yang mengharuskan kita untuk melepaskan sikap konsisten.

Gampangnya “kalo gak konsisten di bilang plin plan, konsisten dikit di bilang kepala batu. Susah ya bokkk”

ambil dari google lagi ;)

ambil dari google lagi ;)

Kalo suka, boleh di share lho
 February 13th, 2015  
 Nora Setiawan  
 Point of View, Random, Reflection  
 , , ,   
 0 Comment
Feb
08

Weekend Getaway + Tweet-Up

Seminggu kemarin lumayan menyenangkan buat gue. Akhirnya setelah lama ditunggu dan setelah 20 tahun lebih, baru kemarin kamis gue merasakan naik kereta. hahaha! Aduh maaf ya jadi norak gini.

Kalo di tanya kesan pertama naik kereta apa? Bakal gue jawab, kayak naik kuda bro. Tapi bedanya ini jarak jauh. Nah loh.. Bayangin aja naik kuda berjam-jam melewati sawah, bukit, jalan kerikil, rel kereta, motor seliweran. Duhh ya berasa Gandalf hidup di kota metropolitan. *krik krik

Ternyata ngelakuin short getaway itu sangat menyenangkan. Lumayan lah, bisa liburan selama beberapa hari, over the weekend. Cuman yahh sisi negatifnya gue jadi agak gak konsisten dengan keputusan menulis blog ini, yang biasanya di posting di hari sabtu, sekarang jadi di hari minggu malem. Hehehe! Gapapa kan ya, yang penting still once a week.

Jujur aja, sebenarnya gue lagi (atau males) ga ada ide untuk di tuangin kedalam postingan ini. Harap maklum kalo daritadi isinya cuma ngoceh-ngoceh ga jelas.

Dan…

Ngoceh-ngoceh random  nya bakalan berlanjut sampai postingan ini berakhir.

Selamat deh!

Cerita sedikit soal semalam…

Flash back 6 tahun ke belakang, dimana Twitter lagi baru-barunya muncul sebagai social media. Bahkan pada saat itu, facebook masih jauh lebih unggul, dan belum ada Path, Instagram pun baru ada untuk iOS users.

Di waktu itu, gue cukup aktif di Twitter atau malah kelewat aktif yaa. Rasanya seneng mention-mentionan dengan orang-orang yang sebelumnya belum pernah bertatap muka. Tapi justru dari situlah, gw berhasil mendapatkan teman. Bahkan, beberapa di antaranya berhasil menjadi temen realita gw.

Dan, semalem gw akhirnya bertemu dengan seorang user yang dulu kami sering mention-mentionan, yahh bisa lah di bilang akrab di sosmed. Setelah 6 tahun kenal di sosmed, baru semalem bertatap muka. Awkward gak? Gak sama sekali! Entah karena kami sama-sama tau topik di bahas atau karena kami tipe orang yang suka kopdar gitu kali ya? Entahlah, yang jelas pertemuan semalem membuktikan kalau gak selamanya kenal dari dunia maya itu buruk!

Tapi sayangnya, masih ada beberapa users lagi yang belum sempet ‘Tweet-Up’ aka kopdar, begitulah istilahnya. Kalo ada kesempatan sih ya mau banget! hehehe!

By the way, saking dulu nge-fans banget sama Twitter, gw sama temen-temen pernah bikin satu film pendek yang berjudul ‘Twittreal’ , intinya yahh when twitter comes to real life. Penasaran? Gihh buru youtube aja, tinggal ketik ‘Twittreal’ di kolom search! Di jamin langsung keluar. *peace

 

gak nyambung ya fotonya? :|

gak nyambung ya fotonya? :|

 

Kalo suka, boleh di share lho